Ayo warga Jakarta, yang tinggal di Jakarta maupun yang hanya kerja di sini. Lanjutkan terus aksi-aksi seperti ini supaya mereka yang duduk di kursi dewan tidak bisa mengaku-ngaku sebagai "wakil rakyat." Aksi bisa dilakukan dengan demo sampai dengan ngetweet dengan hash tag #gueAhok.
Mungkin ada yang bilang, "buat apa gue mikirin orang-orang ribut politik? Kan ga ada hubungannya ama kehidupan gue." Coba anda pikirkan. Uang hasil korupsi ini biasa digunakan para koruptor untuk membeli mobil super mewah, membeli villa super besar, jalan-jalan ke luar negeri (dan tentu saja menginggalkan pekerjaan mereka yang menumpuk), pesta minuman keras dan narkotika, judi, membayar wanita-wanita atau pria-pria panggilan, sampai dengan memberikan hadiah-hadiah kepada simpanan-simpanan mereka yang kemungkinan bisa jadi pasangan anda, saudara anda ataupun anak anda sendiri.
Bila kita bisa menghadang para anggota dewan dari aksi korupsinya, uang tersebut bisa membuat hidup kita lebih baik dengan cara seperti memperbaiki sekolah, memperbaiki lingkungan, memperbaiki jalanan yang rusak dan meningkatkan kualitas transportasi. Dan memang itulah kegunaan uang tersebut yang dinamakan uang rakyat.
Sekarang tanyakan diri anda sendiri, apakah benar aksi para koruptor yang duduk di kursi dewan itu tidak ada hubungannya dengan anda?